Jum`at 10-Sep-2010
Search 
 
PT. AHAD-NET Internasional
selamat datang di website ahadnet.com, komunitas online peduli produk halal dan thayyib. produk islami kualitas sangat baik, aman untuk dikonsumsi
Menu Utama
Berita
Artikel
Produk
Pendaftaran Online
Iklan
Polling
Tanggapan Anda mengenai UU Pornografi?

Sangat Setuju
Setuju
Biasa Saja
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju

   


Customer Care
LAMN Ahad-Net

021-5872247/48

Kami siap melayani Anda

Mitraniaga Berperingkat
A027166343
HJ. ST. ASTINA, BA
SLS-01
ABK
MAKASSAR
SULAWESI SELATAN

A027176587
HJ. NURSIANA
SLS-01
ABK
MAKASSAR
SULAWESI SELATAN

A027192367
HAMDANI/NURONA
ATRIUM
ABK
SINGKAWANG
KALIMANTAN BARAT

A027192627
SURYADI
ATRIUM
ABK
SINGKAWANG
KALIMANTAN BARAT

A027214447
SABIRIN/HENDAH MURIYANI S
ATRIUM
ABK
SINGKAWANG
KALIMANTAN BARAT

A027192774
ARIF RAHMAN S/TRULI PRIHATINI
ATRIUM
ABK
SINGKAWANG
KALIMANTAN BARAT


Periode-166


 

Lever dan Maag pun Hilang
Oleh : admin

 

Awalnya saya sakit di bulan Juni, minggu ke tiga pada hari jum’at tiba-tiba saja aku jatuh dan tak bisa berdiri ± 15 menit, setelah itu aku diantar ke puskesmas. Menurut pemeriksaan dokter saya terkena penyakit lever berat. Saat itu pula aku dirujuk ke rumah sakit setermpat. Setelah diperiksa di ruang UGD ternyata saya mengidap penyakit maag, saat itu aku sudah bisa jalan ke ruang perawatan intensif.

Aku dirawat di RS selama 2 minggu tidak ada perubahannya malah sakitnya bertambah parah.
Sudah banyak resep obat yang kuminum, tapi dadaku semakin sakit, bila diraba dadaku terasa saperih sekali, seperti ditusuk jarum yang sangat banyak, sehingga akumohon kepada semua pembesuk untuk tidak meraba atau menyentuh dadaku.

Dua minggu dirawat di RS,aku minta kepada istriku agar aku dirawat di rumah saja, Karena terlihat istriku akan semakin payah merawatku/menjagaku di RS. Alhamdulillah dokternya mau mengerti dan mengizinkan kami pulang ke rumah dengan menaiki taksi kota.

Sepanjang perjalanan ±4 km ke rumah, sepanjang  itu pula aku selalu muntah-muntah, hingga aku hampir tak bisa jalan ke rumah yang jaraknya dari jalan raya ± 30m. Aku dibaringkan di tempat tidur. Alhamdulillah ada seorang dokter yang kenal saya dan beliau menyarankan untuk diinfus. Namun obat-obatan yang beliau berikan tak sanggup kutelan, kalaupun ada yang tertelan, tidak lama kemudian hanya sekitar 3 menit aku muntahkan.

Saudaraku membelikan obat untuk liver & maag yang agak mahal Rp. 135.000/tablet. Setelah diminum kumuntahkan lagi dan saya coba minum lagi tapi tak juga masuk ke pencernaanku. Ketiga butir obat yang kami rasa mahal sekali tak bisa diminum.

Saudaraku dari daerah berdatangan menjenguk setelah mengetahui penyakitku semakin parah dan menjadi-jadi. Saudaraku sudah putus harapan karena sudah berbagai macam pengobatan sudah dicoba agar bisa sembuh.

Tiba-tiba ada seorang sahabatku datang menjenguk dengan membawa obat yang menurut saya asing. Saya sampaikan padanya aku tak bisa minum obat, perutku tak menerimanya. Tetapi sahabatku menyarankan kalau kapsulnya gak bisa ditelan, dibuka saja kapsulnya dan ternyata tetap aku muntahkan.

Selanjutnya saya coba minum lagi dalam keadaan utuh 3 butir  pagi dan sore, anehnya ketika diminum dalam keadaan utuh, perutku menerimanya. Saya tanya ke istriku obat apa ini. Ia menjawab obat Nigella Plus. Selang satu jam saya disuruh minum “sari Temu Lawak”.

Setelah itu aku diobati dengan dua macam obat tersebut sambil diinfus dan selama dua bulan saya tak bisa makan. Perutku terasa keras dan selalu menjerit kesakitan, rasanya mau buang air besar tapi tidak bisa keluar. Setiap jam saya menahan rasa sakit yang perih karena kotorannya tidak bisa keluar. Tubuhku terasa lemah, tak berdaya, kurus kering, sampai orang mengatakan sudah tak punya harapan hidup.

Namun istriku dengan kesabarannya yang luar biasa tetap merawatku dengan Nigella Plus dengan Sari Temu Lawak setiap pagi dan sore. Akhirnya pada 17 Agustus 2004 saya bisa buang air besar meskipun masih terasa perih.
Sejak buang airku lancar, aku bisa bangun tetapi harus dipandu jalan. Sejak itu setiap malam saya bisa makan hampir enam kali dan alhamdulillah berangsur-angur sembuh total.

Pada saat aku bia berjalan aku ditawari untuk bersama menjalankan usahanya.

Sampai sekarang Nigella selalu ada di rumah kami.

Abdul Muthallib Dama
Jl. KH Agus Salim 129
Luwuk Banggai-SulTeng

Tgl Posting Senin, 21 Desember 2009 10:39:17

[ Kembali ]