Dalam hidup, penolakan dan penerimaan selalu datang silih berganti. Apalagi bagi pelaku bisnis MLM, penolakan adalah hal yang lumrah. Penolakan terjadi karena setiap orang punya pemikiran yang tidak sama dengan kita. Ketidaksamaan pemikiran ini bisa disebabkan karena perbedaan persepsi, bisa juga karena trauma terhadap hal yang sama, hasil propaganda negatif, informasi yang diterima tidak utuh, bahkan karena penilaian subyektif terhadap seseorang yang memberikan informasi. Karena...
Dalam buku Meraup Uang Dengan Multi Level Marketing, Peter J. Clothier menjelaskan 21 prinsip yang akan mengantarkan seseorang meraih kesuksesan dalam bisnis MLM. Salah satu prinsip yang disampaikan dalam buku tersebut adalah memiliki sikap positif.
Apa itu sikap positif? Menurut Elwood N.Chapman, seorang motivator asal dari California Selatan, sikap positif adalah suasana jiwa yang...
John Naitsbitt, seorang penulis buku Mega Trend 2000 memprediksi era tahun 1990-2000 di pasar Asia hanya ada tiga jenis perusahaan yang akan berkuasa dan tetap eksis yakni telekomunikasi, komputer dan produksi obat-obatan yang memasarkan produknya dengan sistem MLM. Dan kita bisa melihat kenyataan sekarang bahwa apa yang diprediksi John Naitsbitt benar adanya. Perkembangan teknologi untuk telekomunikasi sangat pesat, pertumbuhan...
Cuplikan Materi Silakbar: Wajib Kaya Bagi Pejuang Muslim
Salah besar kalau ada anggapan bahwa ummat Islam itu identik dengan keterbelakangan pendidikan, kemiskinan dan ketidakberdayaan ekonomi. Sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa pesatnya perkembangan Islam diprakarsai oleh Rasulullah Muhammad SAW bersama para pemimpin sekaligus sahabat rasulullah yang cerdas, dan kaya raya. Kalau penampilan para sahabatĀ
nabi terlihat begitu sederhana bukan berarti mereka yang mulia ini...
Muda, bekerja di tempat yang ‘basah’, kaya, memiliki gelar akademik yang banyak, dan sukses, itulah kesan saya saat melihat seorang teman lama dalam acara halal bi halal pasca Ramadhan yang lalu. Saat berbincang dengannya, saya dan teman-teman menyatakan dengan bahasa normatif, “Selamat ya, tampaknya Anda sudah sukses!”. Tapi, kami terkejut ketika dia menjawab, “Itu penilaian Anda, bagi saya kesuksesan masih jauh karena tujuan besar saya adalah mendirikan yayasan