Diceritakan ada seorang anak muda yang sedang bermalas-malasan sambil berbaring di bawah pohon. Lalu lewatlah seorang kakek menghampiri anak muda tersebut dan berkata, ”Hai anak muda, apa yang sedang kau lakukan di sini?” ”Saya sedang menunggu kesempatan, kek.” jawab anak muda tersebut.
”Apakah kesempatan itu akan datang begitu saja dengan kamu bermalas-malasan seperti ini?” Tanya kakek itu. Dengan nada kesal anak muda itu menjawab, ”Saya diberitahu bahwa, kita akan sukses jika ada kesempatan baik yang menghampiri kita.Oleh karena itu saya sedang menunggu

kesempatan itu”. Kemudian kakek itu berkata lagi, ”Daripada kamu menunggu terus, lebih baik kamu ikut bekerja denganku.” Sambil mengusir sang kakek, anak muda tersebut berkata, ”Tidak, saya akan terus menunggu kesempatan saja.”
Lalu lewatlah seseorang yang pernah memberitahunya perihal kesempatan. Dia bertanya kepada anak muda tersebut, ”Sudahkah kamu menemukan kesempatan? Saya melihat ada orang tua menghampirimu tadi.”
”Ya, kakek tersebut menawari saya pekerjaan”, jawab anak muda itu. ”Lalu kenapa tidak kamu terima?” Tanya orang tersebut. ”Karena saya sedang menunggu kesempatan besar seperti yang pernah engkau bilang.” jawab si anak muda. ”Kamu baru melepaskan kesempatan itu, kakek tadi adalah saudagar kaya dari negeri seberang yang mencari orang untuk dipekerjakan di tokonya yang besar.” kata orang tersebut.
Anak muda itu akhirnya menyesal karena telah membuang kesempatan tersebut.
Mitraniaga yang berbahagia...
Pernahkah Anda mengalami pengalaman sebagaimana anak muda tersebut? Bisa jadi selama ini Anda hanya menunggu kesempatan menghampiri Anda, padahal kesempatan itu tidak datang kepada orang yang pasif. Karena orang pasif tidak akan melihat adanya sebuah kesempatan, bahkan ketika kesempatan itu berada di hadapannya.
Misalnya, Anda sangat berharap ada konsumen atau calon prospekting yang datang ke rumah Anda, tapi Anda tidak pernah menawarkan mengenai bisnis AHAD-NET tersebut, maka Anda hanyalah seorang pemimpi disiang bolong. Jangankan orang lain, keluarga Anda sendiri apabila tidak Anda tawari, maka dia tidak mungkin akan bergabung dalam bisnis AHAD-NET atau minimal

menggunakan produk AHAD-NET. Atau contoh lain misalnya, Anda sangat berharap mitra muda atau jaringan Anda hadir dalam pelatihan yang Anda adakan, tapi Anda tidak pernah mengundang mereka, Anda tidak pernah berkomunikasi dan membuat hubungan yang baik dengan mereka, maka jangan harapkan mereka hadir dalam pelatihan tersebut.
Maka, agar kesempatan menghampiri Anda, dan Anda dapat mengambil kesempatan tersebut, jadilah orang yang aktif, jangan bermalas-malasan. Aktiflah mencari kesempatan tersebut. Ingatlah, kesempatan memang kadang datang berkali-kali. Namun kesempatan besar sangat jarang bahkan tidak datang dua kali.
Selamat mencari kesempatan (bukan menunggu), dan kesuksesan insya Allah akan Anda raih. Amin
(AM)